veronikafoju

Tips berbicara di depan umum

Posted on: January 26, 2011

Pada suatu kesempatan, aku mengambil bagian dalam acara pendirian IKADA atau Ikatan Keluarga Ngada. Kebetulan, yang menjadi ketua panitianya adalah salah satu dosenku. Aku dan beberapa teman ditunjuk sebagai penerima tamu pada acara tersebut. Bukan main, acara yang diadakan di restaurant teluk itu berlangsung dengan sangat meriah, apalagi dihiasi dengan tarian serta nyanyian dari suku-suku Ngada. Well, meskipun aku harus menderita sengsara akibat berdiri berjam-jam dan tersenyum ramah pada para tamu yang datang bagaikan gerombolan semut…

Setelah itu, giliran dosen kami yang memberikan sambutan. Sambutan yang memakan waktu hingga setengah jam itu jelas sekali menyedot perhatian audiens yang hadir. Aku teringat akan sosok-sosok yang familiar seperti Pak Gius atau Om Yan yang dulu selalu menyedot perhatianku saat mereka mulai berbicara. Perkataan mereka cerdas, berisi dan humoris.

Terinspirasi oleh kisah singkatku ini, aku ingin berbagi tips mengenai cara-cara berbicara di depan umum. Siapa tahu besok giliran kita, who knows??

Pada beberapa perkumpulan, seperti pertemuan, reuni,acara wisuda, pengumpulan dana atau acara penghargaan), beberapa tamu biasanya diundang untuk berbicara di depan dalam rangka memeriahkan suasana.

Untuk membuat acara tersebut berkesan, pembicara tamu seringkali dipilih berdasarkan beberapa alasan, diantaranya kerena kepopuleran mereka dan pencapaian-pencapaian mereka.

Biasanya diusahakan agar profesi pembicara atau prestasi pembicara berhubungan dengan tema pertemuan. Contohnya, pada pertemuan mosa laki di Bajawa, biasanya akan dipilih pembicara dari kalangan tetua adat atau orang yang memiliki pengetahuan mengenai adat Bajawa.

Agar dapat memberikan kesan pada para pendengar, pembicara harus mengetahui cara-cara agar perhatian pendengar tetap terfokus pada dirinya.

Apabila suatu saat mungkin kita ditunjuk sebagai pembicara tamu pada suatu pertemuan, saran-saran di bawah ini akan membantu kita memperoleh perhatian pendengar.

1) Berbicaralah dengan suara yang jelas, bertenaga, antusias serta dapat dimengerti. Hindarilah bergumam.

2) Pidato anda harus sesuai dengan tema acara. Cobalah untuk mengemukakan isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan mayoritas pendengar

3) Berbicaralah secara natural. Jangn terkesan menghafal. Tuliskan garis besar ide dalam secarik kertas dan kembangkan.

4) Bumbui dengan joke-joke untuk menarik dan menghibur pendengar. Berikan humor yang baik, dan tidak berlebihan. Hindari kritik.

5) Ketika mengangkat sebuah isu, berikanlah contoh-contoh nyata yang berkaitan

6) Berikanlah inspirasi, pendapat-pendapat yang positif, dan semangat

7) Berikan petuah yang menyentuh, pesan yang berarti

Sekian…

“…suatu pidato yang mempu membuat orang lain berpikir, bahkan setelah disampaikan, membuat orang akan terus mengenang pembicaranya…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Veronika

Flickr Photos

The Aged and the Ageless

Photonic Symphony

Kuifmees / Crested Tit / Mésange huppée

More Photos
%d bloggers like this: